LATIHAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS

Published 5 Maret 2012 by dyasahara

ANAK CEREBRAL PALSY

Anak Cerebral Palsy adalah berbagai perubahan yang abnormal pada organ gerak atau fungsi motor sebagai akibat dari adanya kerusakan/cacat, luka atau penyakit pada jaringan yang ada dalam rongga tengkorak (AACP dalam Salim, A, 1996: 13). Dengan terjadinya keadaan yang abnormal tersebut mempengaruhi perkembangan kemampuan motoriknya, baik motorik halus maupun motorik kasarnya.

Menurut Rusli Lutan (dalam Yuni, 2010: 12) kemampuan motorik halus adalah kemampuan untuk menggunakan otot kecil seperti jari tangan, lengan, yang sering membutuhkan kecermatan dan koordinasi mata dan tangan, contohnya seperti menulis dengan tangan.

Menurut Sri Rumini (dalam Jumadilah, 2010: 12), kemampuan motorik halus adalah kesanggupan untuk menggunakan otot tangan dengan baik terutama jari–jari tangan antara lain dengan menggerakkan pergelangan tangan, menggerakkan jari kaki, menggenggam, menjepit dengan ibu jari dan telunjuk.

Pendapat dari berbagai pihak tersebut, dapat disimpulkan bahwa kemampuan motorik halus adalah keadaan dimana anak mampu melakukan gerakan melalui penggunaan otot-otot kecil atau anggota tubuh tertentu dengan kecermatan dan koordinasi yang baik seperti keterampilan menggunakan tangan. Sedangkan pada anak Cerebral Palsy, terjadi keterlambatan perkembangan motorik halus yang dapat diamati pada usia tertentu, yaitu:

1.      Tubuh terlalu lemas, atau tubuh terlalu kaku

2.      Tangan masih mengepal di usia > 4 bulan

3.      Terlambat ± 3 bulan belum bisa angkat kepala, 9 bulan belum bisa duduk, dsb

4.      Gangguan postur  seperti:

a)      Kedua tungkai bawah menyilang (posisi menggunting) jika badan diberdirikan, jika berjalan;  berjalan selalu jinjit

b)      Berjalan dengan paha dan lutut menekuk

5.      Tidak dapat menjumput benda kecil dengan ujung jari sampai usia 1 tahun

6.      Adanya dominasi salah satu sisi tangan sebelum usia 18 bulan

7.      Tetap memasukkan benda ke dalam mulut disertai ngiler berlebihan sampai usia 2 tahun. (Dewi, 2010)

 

Upaya melatih kemampuan motorik halus anak Cerebral Palsy yang mengalami keterbatasan tersebut perlu diberikan, sesuai dengan pendapat Mahmudah (2004) yang mengatakan bahwa pelatihan motorik halus diberikan dengan tujuan untuk melatih koordinasi motorik halus atau melemaskan otototot tangan yang kaku.

Parentingislami (2010) memberikan tambahan dengan pernyataannya mengenai kemampuan motorik halus bisa dikembangkan dengan cara anak-anak menggali pasir dan tanah, menuangkan air, mengambil dan mengumpulkan batu-batu, dedaunan atau benda-benda kecil lainnya dan bermain permainan di luar ruangan seperti kelereng.

Hamdani (2010) juga turut mengungkapkan bahwa keterampilan motorik halus ternyata memang harus melalui proses latihan yang rutin, berkelanjutan dan tepat sasaran. Hal ini bisa dibuktikan karena tidak semua anak pandai menggerakkan tangannya.

Upaya dalam mengembalikan fungsi penderita semaksimal mungkin, dari kondisi abnormal ke normal,dilakukan aktivitas yang terencana dengan memperhatikan kondisi penderita, sehingga penderita diharapkan dapat mandiri didalam keluarga maupun masyarakat. Salah satu aktivitas yang diberikan dapat melalui aktivitas bermain. Karena dengan bermain diharapkan dapat memperbaiki konsentrasi, koordinasi, motorik serta menumbuhkan bakat, hobby, minat serta kesenangan (Admin YPAC Semarang: 2010)..

Berdasarkan teori yang telah dikemukakan di atas, dapat diketahui bahwa pelatihan kemampuan motorik halus pada anak yang mengalami hambatan gerak sangat diperlukan dan dapat melalui aktivitas permainan dengan tujuan melatih koordinasi motorik halusnya.

Memberikan pelatihan motorik halus pada anak Cerebral Palsy tidak seperti diberikannya latihan pada anak normal, karena anak Cerebral Palsy yang memiliki hambatan dan kesulitan dalam melakukannya. Berikut ini  pelatihan motorik halus yang dapat dilakukan pada anak Cerebral Palsy:

1.      Meremas

      Anak diberikan latihan meremas-remas benda lunak yang dapat berubah bentuk, seperti plastisin atau kertas.

2.      Merobek kertas

      Latihan berupa merobek kertas sesuka hati dengan tujuan melatih motorik halus pada tangan anak.

3.      Memilih biji-bijian

      Anak disuruh memilih biji-bijian atau manik-manik tertentu untuk dipisah-pisah atau diletakkan pada temapat lainnya untuk dibentuk.

4.      Mewarnai

      Anak diberikan kebebasan untuk memilih warna dan mewarnai gambar yang diberikan, sehingga imajinasi dan konsentrasi anak lebih terasah.

5.      Menggunting

      Anak diminta untuk menggunting suatu pola yang diawali dengan pola garis lurus.

Sedangkan menurut Sunardi dkk (2007: 143), beberapa pelatihan motorik halus yang dapat dilakukan pada anak Cerebral Palsy adalah sebagai berikut:

1.      Meronce manik-manik

2.      Menyusun balok-balok

3.      Bermain lilin mainan (plastisin)

4.      Memasukkan balok-balok kayu, kelereng ke dalam kotak

5.      Bermain puzzle sederhana

6.      Bermain dengan mainan magnet

7.      Membengkokkan plastik atau pipa elastis

8.      Membuat kalung atau gelang kertas

9.      Permainan konstruksi dengan menggunakan lego dan sejenisnya

10.  Latihan menggunting

11.  Origami, menganyan kertas

12.  Latihan mewarnai gambar,dll

Menurut Azhar (2010) di lain pihak, strategi pengembangan motorik halus dapat dilakukan dengan beberapa cara,  bentuk dan aktivitasnya berupa:

1.      Melempar, dilakukan dengan bola berbagai ukuran dan arah lemparan dari gurua ke anak, atau sasaran tertentu.

2.      Menangkap dengan cara menangkap bola kain, bola plastik yang kurang memantul.

3.      Bermain Bola,  setelah anak terampil baru menggunakan bola dengan berbagai ukuran.

4.      Bermain ban dalam, digunakan untuk  latihan menggelinding dan menangkap.

5.      Aktivitas koordinasi mata dan Tangan, Menghubungkan dua titik yang berjauhan, mengarsir gambar, mewarnai dsb.

6.      Menjiplak (Tracing I)

7.      Menggunting, dengan beberapa teknik yaitu menggunting lurus ditepi kertas, menggunting lurus ditengah kertas. Memotong bentuk- bentuk geometri seperti bujur sangkar, empat persegi panjang, segi tiga, dsb.

8.      Menempel

9.      Melipat

Iklan

4 comments on “LATIHAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS

  • Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

    Connecting to %s

    %d blogger menyukai ini: